Berita

Nur Endang Abbas Siap Maju Calon Bupati Kolaka

Ekspospedia – Mantan Sekretaris Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara, Nur Endang Abbas bertekad untuk maju dalam pemilihan Bupati Kolaka 2024. Hingga kini, ia terus melakukan komunikasi ke partai politik agar bisa mengusungnya pada pesta demokrasi.

Dia juga sudah menyiapkan visi-misi manakala mendapat amanah memimpin Bumi Mekongga. Dalam pilkada Kolaka, Endang mengusung visi “Kolaka Melompat Jauh Lebih Tinggi” Bergerak Bersama untuk Kemajuan dan Daya Saing serta Kesejahteraan Masyarakat (BKSKM).

Menurutnya visi tersebut merupakan prinsip yang sangat penting untuk pembangunan yang berkelanjutan.

“Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta akan membantu menciptakan lingkungan di mana semua pihak dapat berkembang secara bersama-sama. Dengan kerja sama yang kuat dan fokus yang jelas pada pembangunan ekonomi, sosial, dan lingkungan, Kolaka pasti dapat mencapai potensi penuhnya,” akunya.

Untuk mewujudkan visi itu, ada beberapa misi yang akan dilakukan. Misi pertama adalah penyelenggaraan pemerintahan yang modern dan berbasis digital. Misi ini merupakan langkah yang sangat relevan dan penting untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan keterlibatan masyarakat dalam proses pemerintahan.

Misi kedua adalah membangun sarana dan prasarana infrastruktur untuk peningkatan aktivitas stakeholder. Hal ini, kata Endang, dapat menjadi langkah strategis untuk mendukung pertumbuhan ekonomi, peningkatan aksesibilitas, dan kesejahteraan masyarakat.

Untuk mencapai misi kedua ini, ada beberapa hal yang akan dilakukan. Pertama, mengembangkan infrastruktur transportasi. Pengembangan ini bertujuan meningkatkan aksesibilitas dengan memperbaiki jaringan jalan, pembangunan jalan baru, dan perbaikan transportasi umum. Perbaikan itu tentu akan memudahkan mobilitas stakeholder seperti pengusaha, petani, dan pelaku industri.

Kedua, membangun sarana air bersih dan sanitasi. Pihaknya percaya memastikan ketersediaan air bersih yang memadai dan sistem sanitasi yang baik akan meningkatkan kesehatan masyarakat serta mendukung kegiatan ekonomi yang lebih produktif.

Ketiga, mengembangkan infrastruktur telekomunikasi. Keempat, membangun fasilitas publik seperti taman, tempat rekreasi, dan ruang terbuka hijau lainnya. Endang menjelaskan pembangunan fasilitas publik itu akan meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mendukung kegiatan sosial dan budaya.

Kelima, mengembangkan infrastruktur energi, dan keenam meningkatkan infrastruktur pendidikan dan kesehatan. Menurutnya dengan membangun dan meningkatkan fasilitas pendidikan dan kesehatan akan meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.

Sementara misi ketiga, Endang akan berupaya meningkatkan kerja ekonomi dan tata kelola ekonomi Kabupaten Kolaka. Hal ini dianggap sebagai langkah strategis untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif.

Misi keempat, membangun sumber daya manusia. Hal ini merupakan langkah kunci dalam memajukan Kabupaten Kolaka ke arah kemajuan yang berkelanjutan. Untuk menggapai misi keempat ini, ada beberapa langkah yang diambil. Pertama menerapkan merit sistem untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pakta integritas.

Hal ini merupakan langkah penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memastikan integritas serta profesionalisme dalam birokrasi, seperti penilaian berdasarkan prestasi, promosi berdasarkan kinerja, pelatihan dan pengembangan, transparansi dan akuntabilitas, penghargaan dan sanksi,

Langkah kedua adalah pendidikan yang berkualitas dengan meningkatkan akses dan kualitas pendidikan dari tingkat dasar hingga tingkat tinggi, termasuk pengembangan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan zaman dan pembelajaran yang inovatif.

Ketiga, pelatihan keterampilan.

Keempat meningkatkan kesehatan dan gizi, kelima meningkatkan intervensi dalam periode 1.000 hari. Intervensi dalam periode 1.000 hari itu merupakan langkah cepat dan tepat untuk mencegah stunting seperti melakukan kampanye edukasi secara massal tentang pentingnya gizi seimbang bagi anak-anak, termasuk penyuluhan kepada ibu hamil dan menyusui, memperkuat program pemantauan kesehatan balita secara rutin untuk mendeteksi dini risiko stunting dan memberikan intervensi yang tepat, menyediakan makanan tambahan yang kaya gizi bagi balita dari keluarga kurang mampu,memastikan akses yang memadai terhadap air bersih dan fasilitas sanitasi yang layak untuk mencegah penyakit dan meningkatkan kesehatan anak-anak.

Keenam, menyediakan layanan BPJS bagi petani dan nelayan, seperti melakukan kampanye aktif untuk mendaftarkan petani dan nelayan ke dalam program BPJS, dan memprioritaskan lokasi-lokasi yang rentan terhadap risiko kesehatan bagi petani dan nelayan untuk mendapatkan layanan BPJS secara lebih intensif.

Ketujuh, pemberdayaan perempuan dan anak-anak dengan memberikan kesempatan yang sama bagi perempuan dan anak-anak dalam akses pendidikan.

Misi kelima adalah meningkatkan kualitas iman dan takwa. Langkah ini merupakan upaya yang sangat penting untuk memperkuat pondasi spiritual dan moral masyarakat. Untuk mencapai misi ini, ada beberapa langkah yang dapat diambil.

Pertama, memperkuat pendidikan agama di semua tingkatan, baik di sekolah maupun di masyarakat, untuk memperkuat pemahaman agama dan nilai-nilai spiritual. Kedua, mengembangkan program-program keagamaan yang beragam dan relevan, seperti kajian, ceramah, dan pelatihan agama, untuk meningkatkan pemahaman dan praktik keagamaan masyarakat.

Ketiga, memberdayakan institusi keagamaan seperti masjid, gereja, dan tempat ibadah lainnya sebagai pusat pembelajaran dan pengembangan spiritual masyarakat. Keempat, mendorong promosi etika dan moral dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam dunia kerja, bisnis, dan pemerintahan, untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan

beretika. Kelima, mengadakan kegiatan-kegiatan yang meningkatkan kesadaran spiritual, seperti zikir, dan ibadah, untuk memperdalam hubungan individu dengan Tuhan dan memperkuat ikatan sosial dalam masyarakat.

Keenam meningkatkan kapasitas penyelenggaraan kerohanian bagi pendeta dan praktisi agama Budha. Hal ini merupakan langkah penting dalam memastikan layanan rohani yang berkualitas dan mendalam bagi umat.

Ketujuh, menyediakan layanan pendampingan dan bimbingan rohani bagi individu yang membutuhkan dukungan dalam memperkuat iman dan takwa mereka. Kedelapan, mendorong kerja sama antaragama dan dialog antarumat beragama untuk memperkuat toleransi, saling pengertian, dan perdamaian di antara masyarakat yang beragam.

Kesembilan, memberdayakan perempuan dan anak-anak dalam konteks keagamaan untuk memperkuat peran mereka dalam masyarakat dan memastikan mereka memiliki akses yang sama terhadap pendidikan agama dan kegiatan keagamaan lainnya. (**)

















Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button