Dinkes Kolaka Gelar Advokasi dan Kordinasi Tim Pembina Posyandu, Puskesmas, Camat dan PKK

Ekspospedia – Dinas Kesehatan Kolaka menggelar kegiatan Advokasi dan Kordinasi Tim Pembina Posyandu, Puskesmas, Camat dan PKK serta mitra Pengelola Pustu dan Posyandu se kabupaten Kolaka.
Kegiatan di laksanakan di Hotel Sutan Raja dan di buka secara resmi oleh Bupati Kolaka yang di wakilkan kepada Penjabat Sekda Akbar.
Dalam sambutannya Akbar mengatakan pertemuan ini adalah wujud komitmen kita bersama dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di tengah masyarakat. Untuk mewujudkan visi pemerintah “kabupaten kolaka yang berkeadilan, maju dan unggul”
“Salah satunya adalah membangun sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas dan berdaya saing, sebagaimana tercantum dalam misi ke 3, dan prioritas ke 3 adalah pemenuhan akses kesehatan dan pendidikan di kabupaten Kolaka,” kata Akbar.
Lanjut Akbar upaya pemenuhan kesehatan masyarakat adalah upaya promotif dan preventif hidup sehat guna meningkatkan produktivitas penduduk dan menurunkan beban pembiayaan pelayanan kesehatan akibat penyakit serta memberdayakan dan mendorong peran aktif masyarakat dalam segala bentuk upaya kesehatan secara terpadu.
“Posyandu sebagai lembaga kemasyarakatan memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah desa/kelurahan dalam melaksanakan kegiatan kagiatan secara terpadu posyandu melakukan transformasi yang ditandai dengan perubahan pemberian pelayanan kepada masyarakat, yang tidak hanya pada bidang kesehatan, namun posyandu dapat bergerak untuk melayani 6 bidang standar pelayanan minimal (spm), yaitu pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman, ketertiban umum, perlindungan masyarakat (trantibum linmas), dan sosial, sebagaimana diatur dalam permendagri tentang pos pelayanan terpadu,” tuturnya.
Masih kata Akbar, dalam rangka melaksanakan pelayanan 6 bidang spm tersebut, perlu dijalin kemitraan antara posyandu dengan pemerintah, daerah, dan pemerintah desa/kelurahan, serta unjuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, penyelenggaraan posyandu dilaksanakan oleh pengurus, dibantu kader, dan didukung oleh tim pembina secara berjenjang dengan kewenangan masing-masing.
“Tujuan penyelenggaraan kegiatan adalah untuk memantapkan rencana kerja dan kegiatan tim pembina posyandu agar supaya semua kegiatan yang telah direncanakan dapat dilaksanakan sebaik baiknya di bidang kesehatan, integrasi pelayanan kesehatan primer adalah menata posyandu programatik seperti posyandu kia, posyandu lansia, posbindu ptm untuk terintegrasi dengan menyediakan layanan seluruh siklus kehidupan mulai dari ibu hamil, bersalin dan nifas, bayi, balita, apras, usia sekolah, remaja, dewasa hingga lansia (pelayanan berbasis siklus hidup),” tambahnya.
Pendekatan akses layanan hingga ketingkat desa/dusun dan memperkuat system pemantauan wilayah, oleh karena itu, peran tim pembina (tp) posyandu menjadi sangat penting dalam mewujudkan posyandu yang ada (194 posyandu) menjadi “pos yandu aktif”, melalui kegiatan pembinaan dan bimbingan teknis kepada kader posyandu.
“Keberhasilan posyandu sangat bergantung pada kerja keras dan kolaborasi kita semua saya berharap melalui pertemuan ini, kita dapat menyatukan langkah, menyamakan persepsi, dan menguatkan sinergi dalam menjalankan fungsi pembinaan posyandu mari kita jadikan forum ini sebagai wadah untuk bertukar pikiran, berbagi pengalaman terbaik, dan merancang program-program yang lebih efektif,” katanya.(***)



