Ekspos Info

BPJS Ketenagakerjaan Kolaka Sosialisasi JMO dan JKP Melalui via Zoom

Ekspospedia-  BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Kolaka melakukan sosialisasi dan edukasi kepada pelaku usaha di Kabupaten Kolaka, Kolaka Timur, dan Kolaka Utara melalui zoom meeting, Kamis (10/2/2022)

Sosialisasi dengan tema “BPJS Ketenagakerjaan Kekinian, Lebih Mudah Labih Dekat” ini  dipandang penting dan butuh untuk diinformasikan segera kepada pic perusahaan dan pemilik usaha agar mendapatkan informasi terbaru seputar BPJS Ketenagakerjaan.

Kegiatan zoom meeting ini menghadirkan 100 pelaku usaha/perusahaan.

Dalam sambutannya, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kolaka Bachtiar Asyhari menyampaikan, BPJS Ketenagakerjaan terus melakukan inovasi dan perbaikan-perbaikan untuk menyesuaikan perkembangan zaman dan masa pandemi seperti saat ini.

“Jadi, dengan dikembangkannya aplikasi Jamsostek Mobile (JMO), tenaga kerja bisa melakukan klaim JHT tanpa langsung berkunjung ke kantor kami, melakukan antre dan mengumpulkan dokumen,” tutur Bachtiar.

Dengan aplikasi JMO, dana JHT dapat cair dalam hitungan jam, selama pekerja tersebut telah nonaktif dari perusahaan dan saldo yang diajukan tidak melebihi nominal 10 juta.

Informasi tambahan yang disampaikan dalam kegiatan ini juga mengenai manfaat program terbaru BPJS Ketenagakerjaan yaitu program JKP (Jaminan Kehilangan Pekerjaan).

“Jadi para karyawan yang di PHK dari perusahaan tidak perlu khawatir, karena bisa mendapatkan manfaat uang tunai dari BP Jamsostek sebesar 45 persen dari gaji selama tiga bulan pertama, dan 25 persen dari gaji untuk tiga bulan berikutnya,” tambahnya.

Adapun manfaat lainnya dalam bentuk pemberian informasi akses pasar kerja dan pelatihan kerja yang diselenggarakan melalui Kemenaker dan Disnaker setempat.

Segala bentuk inovasi yang dilakukan ini untuk mengakomodasi kemudahan peserta dan mitra perusahaan, agar ke depannya semua kecanggihan tekonologi dapat memberikan manfaat sebesar besarnya dalam hal percepatan pelayanan khususnya BPJS Ketenagakerjaan.

“Dengan ini diharapkan agar pelaku usaha dapat lebih patuh dan tertib dalam melaporkan seluruh jumlah pekerjanya, agar semua dapat merasakan manfaat yang sama dalam hal mendapatkan perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan yang layak,” tutup Bachtiar. (**)

Wartawan: Dadang

















Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button